Cerita Pengalaman | Cerita Motivasi

Cerita Pengalaman Saat di Landa Badai

Hari ini, Sabtu, 24 Januari 2009, kami sedang diserang badai. Menurut perkiraan cuaca angin berhembus dengan kekuatan mencapai 150 Km / jam. Ingatanku melayang ke kejadian 9 tahun lalu yang akan kukisahkan berikut ini. Sekedar informasi, cerita motivasiku ini adalah salah satu cerita pendek yang muncul sebagai antologi bersama Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia berjudul One Giga Byte of Love yg diluncurkan Februari 2008. Silakan cari di Toko buku Gramedia, moga2 masih ada. Selamat menyimak cerita pendekku ini.

Cerita Pengalaman - Hutan Pinus

Cerita Pengalaman - Hutan Pinus

“Habis, semuaya hancur, tak ada yang tersisa!”.
Itu kalimat yg masih kuingat sampai sekarang walau kalimat itu diucapkan 6 tahun yang lalu (waktu aku menulis cerita ini adalah 6 thn lalu, sedangkan per hari ini adalah 9 tahun yg lalu, red).
Kalimat yang diucapkan papa mertuaku, René, saat badai Tempête yg melanda Perancis pada akhir Desember 1999 meporak -porandakan puluhan hektar hutan pinusnya.

Masih kuingat jelas suaranya menyiratkan kekecewaan yang dalam, menyiratkan kesedihan, juga keletihan.
Bagaimana tidak. Hutan pinusnya itu ditanami dan dipelihara beliau dan istrinya almarhumah sejak 40 tahun yang lalu.
Pohon-pohon pinus itu siap dipanen musim semi mendatang. Tinggal 3 atau 4 bulan lagi kerja kerasnya selama 40 tahun akan dipanen dan menghasilkan ratusan ribu francs (saat itu mata uang Perancis masih francs, belum euro, red).
Alam menentukan lain, dalam sekecap mata, tak sampai setengah jam, Tempête membuat semua pohon itu tumbang sebelum masanya, tercabut sampai ke akar-akarnya. Tempête memporak porandakan impian papa René dan ribuan warga perancis lainnya yang mempunyai usaha hutan / penanaman kayu.

Ingin rasanya saat itu juga kami segera ke rumah Papa René. Tapi itu tak mungkin kami lakukan. Saat itu kehamilanku menjelang usia 9 bulan. Tak mungkin kami melakukan perjalanan 8 jam bermobil di tengah hujan salju yang kerap hadir karena memang sedang musim dingin, saatnya salju berjatuhan terutama di daerah tempat tinggal Papa René.
Karena sedang menunggu waktu melahirkanku ini makanya kami tidak bisa berkumpul bersama beliau dan keluarga besar merayakan Natal, sebagimana biasanya. Kami hanya bisa membisikkan doa dari jauh agar Papa René diberi ketababahan menghadapi musibah ini.

Lewat Oncle Jean – adiknya papa René – kami mendapat tambahan info bahwa papa Rene setelah musibah selalu terlihat murung. Musibah itu telah merengut semangat hidupnya. Aku rasa bukan kehilangan materi yang membebaninya krn secara finansial Papa René tidaklah kekurangan. Dengan uang pensiunnya beliau bisa hidup berkecukupan, bisa jalan-jalan kapan saja beliau mau. Rasanya yang membuatnya tak bergairah adalah hilangnya suatu kesempatan yang selama berpuluh puluh tahun telah beliau nantikan.
Seorang diri di rumah tanpa istri yg telah meninggal belasan tahun dan anak semata wayang (suamiku, red) yang tinggal 600 km away, menambah alasan untuk Papa René terpuruk dalam kesedihannya.

Berulang kali kami mendengar beliau berucap akan mentelantarkan hutannya, beliau tak mau lagi berurusan dengan areal hutannya. Walau sebenarnya beliau masih punya beberapa areal hutal di tiga tempat lain yang selamat dari serangan Tempête, tapi trauma Tempête membuatnya patah semangat dan tidak mau lagi berurusan dengan SEMUA areal hutannya
Kami mengerti dan mengiyakan ucapannya. Sudah saatnya Papa Rene di usianya ygke 73 untuk berleha leha. Beliau bebas memutuskan harus diapakan areal hutan itu selanjutnya.

Tanggal 5 Januari 2000, sembilan hari setelah musibah Tempête, aku melahirkan. Seorang bayi laki-laki yang kami namai Richard Martin. Cucu pertama Papa René dan satu-satunya penerus nama keluarga Guerre.
Khabar ini sangat membahagiakan Papa René dan mulai mengembalikan semangat hidupnya.

Selang dua bulan setelah Richard lahir, kami mendapat khabar baru. Papa René telah membersihkan hutannya dari tumbangan pohon. Kayu kayu dari pohon yang tumbang sebagian masih bisa terjual, walau hasilnya hanya sekitar 30 % dari jumlah uang yang seharusnya diterima kalau kayu-kayu itu dijual 4 bulan lagi. Dan berita yang lebih heboh lagi, Papa René akan menanam kembali lahan itu dengan 1000 pohon yang baru !

Hadirnya Richard sang cucu pertama, pembawa nama keluarga, telah mengembalikan semangat hidup Papa René. Di usia yang ke-73 beliau tetap semangat untuk mempersiapkan sesuatu buat cucunya. Menanam kembali 1000 pohon kayu pinus bukanlah hal yang mudah. Lobang yang dibuat harus lebar dan dalamnya minimal 60 cm. Semuanya dikerjakan sendiri dengan mencangkul secara manual. Semuanya dikerjakan dengan riang, walau nanti panen dan hasil dari pohon-pohon itu tak akan dinikmatinya.
Hanya ada satu alasan dibalik semua itu : CINTA !

Temans,
Yang sering aku jadikan pelajaran dari cerita mengharukan ini adalah beberapa hal berikut :

~ Manusia boleh merencanakan, mencoba mewujudkan impiannya, berusaha / bekerja keras agar impian itu terwujud tapi hanya TUHANlah yg menentukan keberhasilan, pada waktuNYA dan dengan caraNYA.

~ Setiap manusia, besar kecil, , laki-laki maupun perempuan, muda ataupun sudah sepuh, takan luput dari musibah / cobaan. Orang lain bisa menghibur, memberi semangat, memberikan ide bagaimana bertindak untuk mengatasi masalah, tapi hanya DIRINYA SENDIRI yang dapat melepaskan dirinya dari masalah. Hanya DIRINYA SENDIRI yang dapat memutuskan apakah yang bersangkutan bangkit dan menjadi pemenang ataupun sebaliknya loyo dan semakin terpuruk.

~ Bila proyek kita gagal, bila sesuatu yang sudah kita rintis dan kerjakan dengan susah payah akhirnya hancur berantakan, itu memang menyakitkan, tapi jangan terpuruk lama dalam kesedihan. Bangkit lagi, cari saja SATU alasan yg bisa membuat kita bersemangat kembali : cinta kepada anak, cinta kepada pasangan kita, cinta kepada orang tua ataupun alasannya karena cinta kepada diri sendiri, tidak mau membiarkan diri dan hidup kita terpuruk dalam lembah depresi. Satu lagi alasan utama adalah cinta kita kepada TUHAN yang kita sembah, yang memberikan kesempatan kepada kita untuk hidup dan berkarya di dunia ini. Karena hidup adalah anugerah yang dititipkan kepada kita, yang tak boleh kita sia-siakan.

Semoga tulisanku ini memberi inspirasi buatmu, temans.
Blagnac ~ France, 27 April 2006
(c) Julia Guerre

Note dan update per Jan 24, 2009:
* Papa Rene saat ini berusia 82 tahun, masih sehat, segar dan penuh semangat. Sangat bahagia momong 4 anak kami. 1000 pohon cinta telah tumbuh subur.
* Photo : Sewaktu kami jalan-jalan di hutan pinus Papa René di kawasan lain yang tidah terkena Tempête [photo dibuat April 2005]
* Hari ini, Sabtu 24 Januari 2009 jam 11.41 : saya shock melihat pohon pinus tetangga berusia puluhan tahun tercabut sampai ke akar2nya, tumbang hampir menimpa rumah kaca saya. Saya sedang menemani Richard bermain games di komputer dan pandagan mata tepat di depan pohon yang tumbang !
* Cerita pengalaman or cerita motivasi ini aku muat sebelumnya di Multiplyku

STOP PRESS

Kerja dari rumah, punya bisnis sendiri, mau?. Atau sekedar cari uang tambahan? Dapatkan rahasianya, belajar GRATIS selama 1 bulan secara online. Promosi ini hanya berlaku dari tgl 1 – 24 Maret 2009. Jangan sampai nyesel, kesempatan gak datang 2 kali. Ingat ini GRATIS, jadi tanpa resiko. Daftarkan sekarang juga. Klik tombol berikut untuk daftar atau untuk dapatkan info lebih lanjut.

Related Posts with Thumbnails

Tags: , , , , , , , , ,

14 Responses to Cerita Pengalaman | Cerita Motivasi

  1. Asrofi on January 24, 2009 at 8:19 pm

    Meaningfull..
    Badai yang sekarang tidak mengenai hutan keluarga bu Julia?

  2. Mirna on January 28, 2009 at 5:16 pm

    Hmmm, satu hikmah lagi: Mati satu tumbuh seribu. Asa akan selalu ada.

    Jadi ingat pula beberapa kejadian yang ada di keluargaku. Saat seseorang meninggal, biasanya ada anggota baru di keluarga kami, menggantikan beliau yang mendahului kami.

  3. Sylvia Mihira on July 4, 2009 at 7:03 am

    Salam kenal ibu Jempol (Julia). Saya tinggalnya di luar wilayah Indonesia. Your stories are very interesting dan bisa beri semangat ya. Your Indonesian style is like Jakartaan. Are you orang Jakarta or luar Jawa island?

  4. ramli rc on August 13, 2009 at 5:50 pm

    Saya takjub akan “mukjizat” bayi mungil Ibu. Barangkali sedikit pengalaman serupa tentang bayi. Seorang ayah yang belum lagi berharap untuk nambah momongan kurang penuh gembira sebagaimana kabar positif anak pertama. Tiba-tiba, setelah bayi kedua itu lahir mungil dan montok, dia mendapat musibah/falling yang dia rasa tanpa kehadiran buah hati ini belum tentu dia kuat menghadapi. Sadarlah betapa ia anugerah tak ternilai.

  5. ani on August 14, 2009 at 4:39 am

    Dari cerita bu julia banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil. Hidup ini adalah perjuangan. Kita harus tetap semangat untuk memperoleh kebahagiaan dan cinta dari orang-orang yang kita sayangi. Jangan sampai kita terpuruk hanya karena mendapat sedikit teguran dari Nya.

  6. salman on January 5, 2010 at 2:40 am

    Subhanaallah sungguh menakjubkan rahasia Allah. Sudah sepantasnyalah manusia selalu ingat kepada Allah bahwa tiada yang menandingi kekuasaan-Nya. Janganlah kita menyombongkan diri di hadapan-Nya karena kita tidak berhak untuk sombong. thanks a lot

  7. ari on May 14, 2010 at 5:46 am

    memang betul semua pasti ada hikmahnya,kita manusia hanya bisa berharap tapi semuanya kita kembalikan pd yng maha kuasa….walau kadang kita kecewa dng jalan hidup yg kita harapkan,hanya bisa pasrah dan menghiba pd yg maha kuasa

  8. pernikahan adat on June 5, 2010 at 4:36 am

    Pengalaman yang pasti tak akan kita lupakan, tulisan anda mengigatkan sekelumit kehidupan saya yang telah terlewatkan, saya jadi ingat untuk lebih menghargai waktu dan kesempatan, makasih banyak sobat.
    @ pengantin adat

  9. aulia on January 18, 2011 at 6:30 am

    sangat bermanfaat bagi saya tentang pengalaman anda

  10. Clickbank Laris Manis | Lisa Sugeha on January 21, 2011 at 4:14 pm

    [...] Cerita Pengalaman | Cerita Motivasi (9) [...]

  11. Rudhy cakradewa on April 26, 2011 at 5:39 am

    Terimakasih ya atas artikel yang memberikan pencerahan dan semangat. Doain ya saya sudah mulai usaha berjualan buku berjudul RAHASIA MENDAPATKAN RUMAH TANPA UANG. Bagi yang mau ikut jualan hub saya Rudhy 0856 9473 5257 ok good luck.

  12. rohman on April 26, 2011 at 2:11 pm

    Subhanalloh bagus2 artikelnya

  13. Bunda Suci on July 21, 2011 at 1:31 pm

    Nice artikel…. Txs b4, Mampir ya

  14. Anak Desa on July 24, 2011 at 8:39 pm

    Artikel yang membawa semangat….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*