Bebas Fiskal |NPWP Pribadi | Pajak Penghasilan (PPh)

Temans pecinta jalan-jalan, kalo ada rencana jalan-jalan ke luar negeri, coba informasi tentang tarif fiskal berikut ini harap diperhatikan, karena sangat mempengaruhi budget travel.

Ringkasan infonya sbb :
1. Tahun 2009, tarif fiskal luar negeri akan naik 200%.
* Untuk angkutan udara dari Rp 1 juta / orang menjadi Rp 3 juta / orang.
* untuk pemberangkatan laut (misalnya feri Batam-Singapore) tarifnya dari Rp 500.000 menjadi Rp 1,5 juta,
* Untuk pemberangkatan melalui darat (misalnya bis dari Pontianak ke Serawak ) tarif fiskal meningkat dari Rp 200 ribu menjadi Rp 500 ribu.
2. Bagi yang memiliki NPWP, bebas fiskal.
3. Kepemilikan NPWP minimal 1 bulan dari tanggal keberangkatan.
Jadi kalau mo berangkat 1 Januari 2009, minimal sudah punya NPWP 1 Desember 2008.

Nah sekarang silakan baca peraturan2 yang terkait dengan pajak penghasilan (PPh), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Fiskal Luar Negeri sbb :



Kewajiban subjektif

Pasal 2 ayat 3 UU PPh:
Orang pribadi yang bertempat tinggal di Indonesia, orang pribadi
yang berada di Indonesia lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga)
hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, atau orang pribadi
yang dalam suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat
untuk bertempat tinggal di Indonesia

Pasal 2A ayat 1 UU PPh
Kewajiban pajak subjektif orang pribadi sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 2 ayat (3) huruf a dimulai pada saat orang pribadi tersebut
lahir, berada, atau berniat untuk bertempat tinggal di Indonesia dan
berakhir pada saat meninggal dunia atau meninggalkan Indonesia untuk
selama-lamanya.

Kewajiban Objektif/Objek Pajak PPh
Pasal 4 ayat 1 UU PPh
Yang menjadi Objek Pajak adalah penghasilan yaitu setiap tambahan
kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik
yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat
dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang
bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apapun, termasuk: dst

Kewajiban ber-NPWP

Pasal 2 ayat 1 UU KUP
Setiap Wajib Pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan
objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
perpajakan wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal
Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat
kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak

Pasal 2 Ayat 3 PP 80/2007
Wanita kawin yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan dan
tidak hidup terpisah atau tidak melakukan pemisahan penghasilan dan
harta, hak dan kewajiban perpajakannya digabungkan dengan
pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan suaminya.

Pasal 2 Ayat 3 PP 80/2007
Wanita kawin sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang ingin
melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya terpisah dari
hak dan kewajiban perpajakan suaminya dapat mendaftarkan diri untuk
memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak.

Pembebasan Fiskal Luar Negeri

Pasal 25 ayat 8 UU PPh
Bagi Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri yang tidak memiliki
Nomor Pokok Wajib Pajak dan telah berusia 21 (dua puluh satu) tahun
yang bertolak ke luar negeri, wajib membayar pajak yang ketentuannya
diatur dengan Peraturan Pemerintah. „³ Peraturan Pemerintah ini yang
belum diterbitkan yang isinya adalah prosedur dan tatacara
pembebasan Fiskal Luar Negeri.

Pembebasan Fiskal Luar Negeri untuk anak-anak

Butir 1 Surat Edaran Dirjen Pajak No. SE-49/PJ.41/1999 tanggal 27
Oktober 1999
Dikecualikan dari kewajiban pembayaran Pajak Penghasilan pada saat
bertolak ke luar negeri (Fiskal Luar Negeri) adalah anak-anak yang
pada saat keberangkatannya berusia tidak lebih dari 12 (dua belas)
tahun berdasarkan Bukti Surat Kependudukan dan/atau Paspor.

Prosedur pembebasan Fiskal Luar Negeri

Praktek untuk pembebasan fiskal luar negeri adalah dengan meminta
surat keterangan bebas fiskal luar negeri (SKBFLN) kepada Unit
Fiskal Luar Negeri di pelabuhan atau di Bandara.
Untuk anak-anak yang berusia 12 tahun atau kurang persyaratannya
cukup seperti yang dimuat pada Butir 1 Surat Edaran Dirjen Pajak No.
SE-49/PJ.41/1999 tanggal 27 Oktober 1999.
Sedang untuk Suami/Istri ber-NPWP, Istri tidak ber NPWP dan anak-
anak usia diatas 12 tahun menunggu diterbitkanya Peraturan
Pemerintah seperti yang di amanatkan di Pasal 25 ayat 8 UU PPh.
Dan catatan tambahan, bahwa prosedur diatas dapat berubah seluruhnya
atau sebagian jika Peraturan Pemerintah seperti yang diamantkan
Pasal 25 ayat 8 UU PPh telah diterbitkan.

Silakan disimak dan dipersiapkan seperlunya agar budget travel gak jebol krn tiba2 harus menanggung / membayar fiskal luar negeri yg gede karena tidak / belum bikin NPWP.
Salam jalan-jalan !

Note : Per tanggal 1 Januari 2009, dengan diberlakukannya bebas fiskal untuk pemilik NPWP Pribadi maka ketentuan ini sudah mengalami perubahan. Silakan baca selengkapnya di Kebijakan Fiskal – NPWP – Bebas Fiskal 2009

Related Posts with Thumbnails

Tags: , , , , , , , ,

65 Responses to Bebas Fiskal |NPWP Pribadi | Pajak Penghasilan (PPh)

  1. RoraBlitz on December 4, 2008 at 11:20 am

    Bu Jempol…THANKS INFONYAAAAAA…..

    Budget tuh semakin ringan lagi kalau ada tempat menginap gratis di tempat tujuan soalnya hotel mahal hihihi….

    Iya yah tampak enak punya NPWP bebas fiskal jadinya…

    Ditunggu bu cerita berikutnyaaaaaa…..

  2. fat on December 6, 2008 at 1:35 pm

    makin mahal ya fiskal, mending punya NPWP ah…
    makasih infonya bu…

  3. Agus Win on January 3, 2009 at 3:56 pm

    Oh kalo lewat darat kena Fiskal Luar Negeri juga ya ?

  4. Uniex on January 16, 2009 at 7:02 am

    Bu Jempol mmg jempolll…jd pengen kenal n belajar banyak,saya melihat sosok Bu Jempol sbg wanita yg “Mumpuni”…saluttt…Salam buat keluarga :)

  5. Dina on January 17, 2009 at 12:44 pm

    Bu Jempol, bentuk fisik NPWP pribadi tsb seperti apa ya, apakah hanya selembar kertas biasa atau seperti kartu atm?

  6. Ibujempol on January 17, 2009 at 8:08 pm

    @ Rora : Punya NPWP sbg IMers hrs dipikirkan jg, krn sekali punya NPWP kita hrs melaporkan penghasilan kita seumur hidup.
    Soal jalan2 ke France, beres ada tempat nginep gratis.

    @ Fat : mbak Penduduk Luar Negeri kan ? Bebas Fiskal tuh, walo gak punya NPWP. Baca aja tulisanku :
    http://www.ibujempol.com/kebijakan-fiskal-npwp-bebas-fiskal-2009

    @ Agus Win : Iya, lewat darat, lewat laut kena fiskal jg tapi biayanya lebih kecil.

    @ Uniex : Makasih, salam kenal. BTW, mumpuni itu apa, apa sama dgn aji mumpung atau, saya gak ngerti.

    @ Dina : Bentuknya kartu, ada logo dirjen Pajak, tulisan Direktorat Jenderal Pajak, terus No NPWP, Nama pemilik NPWP, alamat dan terakhir tanggal terdaftar.

  7. dewi on March 3, 2009 at 1:37 pm

    kalau saya BARU berusia 21 tahun januari tahun ini, tp masih mahasiswa..
    boleh ga saya pake NPWP papa saya?
    thanks ats infonya.. :)

  8. meli on March 3, 2009 at 4:08 pm

    Bu Jempol yang baik hati,

    bu saya belum punya NPWP. berumur 25thn, tapi ayah saya mempunyai NPWP dan Kartu Keluarga (KK) kami adalah atas nama ayah saya sebagai kepala keluarga, dan nama saya pun tercantum dalam KK sebagai anak dan tanggungan (krn saya belum menikah).

    pertanyaan saya, apakah saya bisa bebas fiskal tanpa mengurus npwp sendiri, melainkan menggunakan npwp ayah saya?

    dan haruskah saya membawa npwp asli beliau? atau cukup fotocopy KK dan fotocopy NPWP ayah saya?

    Terima kasih banyak sebelumnya..

  9. chairul on March 7, 2009 at 9:52 am

    Perlu di-informasikan juga bahwa NPWP karyawan (yg didapat dari tempat anda bekerja) katanya tidak bisa dipakai untuk mengurus fasilitas bebas fiskal, apa betul – jangan sampai kita terjebak lho …

  10. shirley on June 17, 2009 at 2:02 am

    Ibu jempol tanya dong…
    kalau saya mau ajak keponakan saya ke LN umur nya 12 tahun dan 10 tahun, itu bebas fiskal gak?….
    soalnya orang tua dari 2 anak tersebut tidak punya NPWP.
    mohon pencerahan nya
    Thx-shirley

  11. Ibujempol on July 23, 2009 at 12:12 pm

    @ Dewi dan Meli : Boleh kok pake NPWP ayah, bawa copy NPWP + copy KK

    @ Shirley : anak2 bebas fiskal walau ortu gak punya NPWP asalkan usianya maksimal 12 thn

  12. Aldiro on July 27, 2009 at 7:47 pm

    Buk nama di paspor dan npwp berbeda gmana,dpaspor ad marga’a tpy dnpwp tidak ada,apa ad masalah nanti di imigrasi soal fiskal,cz sya mau berobat ke LN agustus nanti bu. .

    • Ibujempol on July 27, 2009 at 7:49 pm

      Sdh aku jawab di artikel Kebijakan Fiskal, diliat di situ aja ya. Makasih sdh berkunjung.

  13. rudy on August 15, 2009 at 3:15 am

    saya punya ponakan yang kerja dan sudah mempunyai keluarga di luar negri, (status WNI) jadi blom punya NPWP, bagaimana cara kepengurusannya untuk memiliki Fiskal. terimakasih bu JEMPOL

  14. Ibujempol on August 15, 2009 at 10:36 am

    Pak Rudy, fiskal gak perlu dimiliki, cukup dibayar atau bebas kalo punya NPWP. Kalo gak punya NPWP bisa aja diurus di kantor imigrasi. Untuk WNI penduduk luar negeri gak perlu bayar fiskal.

  15. angela on August 19, 2009 at 12:44 pm

    hai ibu jempol….
    bu sy mw ngmbil skripsi temanya tentang kebijakan FLN…
    bsa tlg dikasih pencerahan mengenai apa yg bs diteliti Bu???

    makasih y Bu…

  16. Jessica on October 17, 2009 at 5:35 pm

    Ibu, saya seorang mahasiswa (22 tahun)yang masih belum memiliki pekerjaan tetap
    pada bulan desember ini saya memiliki rencana u/ ke singapore..

    Yang ingin saya tanyakan, apa seorang yg blm memiliki pekerjaan spt saya bs memiliki npwp, sehingga saya bisa dikenakan bebas viskal..? Apa penyebrangan via batam juga dikenakan viskal..? Apakah biaya viskal sama dengan 2,5 jt??

    Bagaimana jika ibu saya yang sudah berusia 60 tahun membuat npwp, apakah masih bisa?

    terimakasih ibu

    • Ibujempol on October 21, 2009 at 4:54 pm

      Hai Jess,
      Secara teori, gak punya penghasilan berarti gak memenuhi syarat utk punya NPWP. Ibumu jg sptnya secara teori tdk memenuhi syarat utk memiliki NPWP. Tapi sy bukan pegawai pajak jg bukan pegawe imigrasi, jadi taunya teori doang, mungkin kalo ke kantor pajaknya bisa dapat alternatif lain.

      Kalo ke singapore via Batam biaya fiskalnya sebesar 1.5 juta rupiah.

  17. HERMANTO on October 22, 2009 at 7:01 pm

    bu jempol yang jempolan saya mau bertanya…..apakah saat kita membuat laporan pendapatan dikantor pajak,bisa ga kita laporkan pendapatan kita tidak sesuai dengan apa yang kita dapatkan? ( biar lebih sedikit gtu bayar pajaknya,hehehehe )

    • Ibujempol on October 25, 2009 at 11:53 pm

      Bisa aja, Pak. Di Indonesia apa sih yg gak bisa ?
      TAPIIIIII kalo ketahuan bakal kena denda. Jadi baiknya ya dipikir pikir lagi, Pak

  18. dianti on November 17, 2009 at 8:01 am

    dear Ibu Jempol,

    suami saya penduduk luar negri, tapi saya & anak2 tinggal di indonesia. selama ini suami saya (tdk punya NPWP) bebas fiskal karena ada alamat di LN, nah akhir bulan ini kami sekeluarga berencana ke LN, apakah saya bisa bebas fiskal juga tanpa punya NPWP?

    terima kasih bu

    • Ibujempol on November 17, 2009 at 9:51 am

      Bu Dianti,
      Kalo di paspor Ibu dan anak2 terdapat alamat luar negeri, maka Ibu & anak2 jg bebas fiskal, kalo tdk ada berarti hrs bayar. Met jalan2, Bu

  19. anna on December 13, 2009 at 4:34 pm

    met malam bu jempol,sy mau nanya.umur sy 24 thn dan msi berstatus mahasiswa jd blm punya npwp.rencananya bln dpn sy mau ke luar negeri.apakah sy msi bs mendapatkan bebas biaya fiskal bila menggunakan npwp papa sy?trs apakah hrs menunjukkan npwp asli papa sy? trs selain npwp,kartu keluarga fotokopi apakah perlu surat lain lg? spt fotokopi ktp ayah?fotokopi paspor sy?
    makasi bu ;)

    • Ibujempol on December 14, 2009 at 11:21 am

      Yup, Anna bisa bebas fiskal dgn melampirkan copy NPWP ayahmu dan copy KK dimana tercantum nama ayahmu dan nama sesuai yg tertera di paspor dan NPWP

  20. chrystie puspita on December 18, 2009 at 4:45 pm

    Bu mau tanya saya punya npwp namun suami saya tidak punya karena tidak bekerja. Nah kalau kami satu kk suami harus bayar fiskal atau tidak ya?

    • Ibujempol on December 18, 2009 at 4:48 pm

      Gak bayar Bu Chrystie, asalkan saat berangkat ibu lampirkan copy NPWP ibu dan copy KK.

  21. chrystie on December 18, 2009 at 5:10 pm

    Bu jempol yg jempol banget mau tanya nih suami saya tidak punya npwp
    Karena tidak bekerja. Saya punya npwp kami berdua 1 KK, kalau keluar negeri
    Suami saya bisa bebas fiskal gak ya? Thanks

  22. Ratna on January 2, 2010 at 3:31 pm

    bu jempol, salam kenal… setelah baca2 sepertinya untuk kasus saya, saya hanya perlu copy NPWP ibu dan KK ibu dimana nama nenek saya tercantum didalamnya sebagai tanggungan ibu.

    tapi buat lebih PD, saya nanya ke ibu lagi… :)
    begini bu, saya ingin memesan tiket buat adik dan nenek saya untuk mengunjungi saya di singapore minggu depan. kebetulan saya menetap di sing saat ini. Nah untuk kasus adik, umurnya 20 thn, jadi dia bebas fiskal.
    nah untuk nenek saya yang berumur 73 thn, tidak punya npwp, bagaimana supaya dia ga usah bayar fiskal?
    pls infonya yah bu, saya takut kalo nanti di bandara dipersulit dan alhasil harus bayar 3jt (lebih mahal dari tiketnya) :(

    Thanks yah bu…

  23. Diana on January 4, 2010 at 6:13 pm

    Ibu Jempol, saya mau tanya. Besok lusa saya akan berangkat ke luar negeri, namun ternyata baru disadari bahwa kartu NPWP saya hilang. Namun saya masih menyimpan surat keterangan terdaftar dari KPP, apakah itu bisa dipakai untuk ditunjukkan ke loket fiskal bahwa saya memang mempunyai NPWP, hanya saja kartunya hilang?
    Terima kasih banyak.

  24. reynold on January 6, 2010 at 6:20 am

    Ibu Ratna, saya seorang mahasiswa 21 tahun, dan berencana berlibur ke Singapore minggu depan. Saya belum punya NPWP tapi Papa saya sebagai kepala keluarga dalam KK memiliki NPWP. Yang jadi masalah adalah kartu NPWP papa saya hilang tanpa ada arsip fotocopy. Pertanyaan saya :

    1. Bisa kah saya dapet free fiskal sedangkan saya berusia 21 tahun?
    2. Tanpa menunjukkan fotocopy NPWP papa saya bisa kah saya dapat free fiskal (dengan menyebutkan nomor pokok wajib pajak)?

    Terima kasih

    • reynold on January 6, 2010 at 6:22 am

      Maaf bukan Ibu Ratna, maksud saya pertanyaan ditujukan ke Ibu Jempol :)

  25. Ibujempol on January 6, 2010 at 10:00 am

    Jawaban borongan ya buat Chrystie, Diana, Ratna dan Reynold

    Bu Chystie : Ibu dan suami bisa bebas fiskal dengan menggunakan NPWP ibu + copy KK

    Diana, Ratna, Reynold :
    Intinya jelas, bisa tunjukan copy NPWP + copy KK dimana yg berangkat dan yg punya NPWP tercantum di dlm KK yg sama, maka bebas fiskal, sebaliknya bila gak bisa memenuhi syarat tsb ya harus bayar fiskal.

  26. Ratna on January 7, 2010 at 4:35 am

    thanks yah bu jempol atas jawabannya :)

  27. Indri on January 7, 2010 at 6:13 am

    Dear Ibu Jempol,

    Sy seorang istri dengan pernikahan kedua suami saya yang seorang duda dengan anak… saya ingin menanyakan mengenai kewajiban lapor pajak untuk spt tahunan pribadi. pertanyaan saya sebagai berikut :
    1. Saat ini suami saya masih melaporkan spt pribadinya di tempat tinggalnya yang dulu yang nota bene lampiran keluarga yang harus di tanggung pajaknya masih nama mantan istri. apabila tahun ini dilaporkan, apakah bisa lampiran keluarga di ubah sesuai dengan nama istri yang sekarang, dan pelaporannya masih di tempat yang lama ataukah suami saya harus memindahkan npwpnya ke tempat yang baru???…bagaimana dengan laporan anak2 bawaan suami saya yang dua orang, dan saya dengan anak yang juga dua orang? yang sy ketahui lapran pajak hanya di batasi sampai dengan 3 anak saja.
    2. Apakah suami saya harus menutup npwp yang lama dan mengganti dengan npwp yang baru? bagaimana prosedurnya bu?
    3. Apabila saya mempunyai npwp sendiri, bagaimana laporannya? apakah anak2 saya untuk mengurangi pajak saya sendiri sebagai tanggungan? atau ikut laporan pajak suami?

    Mohon dapat di bantu jawabannya bu…trimakasih

  28. yeoung on January 20, 2010 at 4:51 pm

    bujempol saia maw tanya kalo NPWP ibusaya? bukan ayah karna ayah saya tidak ada NPWP, bisa bebas ga ke LN? saia 20 tahun

    kopi npwp sama kk aja yah? :D

    • Ibujempol on January 23, 2010 at 11:45 am

      Iya cukup kopi NPWP dan KK

  29. Rika on February 26, 2010 at 11:09 am

    salam kenal ibu Jempol….. sy mau ty, apakah sy bisa menggunakan NPWP pribadi sy utk bebas fiskal? sementara sy tidak pernah membuat laporan SPT pribadi tiap tahunnya…. krn sy sekarang ini ibu rumah tangga sj. apa NPWP sy kadaluarsa atau bagaimana bu….. mohon penjelasannya trm ksh

    • Ibujempol on February 26, 2010 at 11:14 am

      Bu Rika,
      Saran saya ibu berkonsultasi dengan petugas pajak. Tidak ada laporan SPT, bila ada pajak yg tertunda ibu bisa kena denda. Coba konsultasi dan tanyakan kelanjutan NPWP ibu sesuai dgn kondisi / status ibu sekarang

  30. Lea on March 1, 2010 at 6:01 am

    hi ibu Jempol, saya mau tanya ttg kewajiban subyektif no 1 paling atas yang menyinggung ttgl 183 hari. artinya apa ya bu??

    terima kasih banyak atas infonya.

    rgds,

    • Ibujempol on March 1, 2010 at 8:29 pm

      Hi Lea,
      Artinya pendul – penduduk luar negeri – kalo tinggal lebih dr 183 hari (= 6 bulan) maka pendul tsb hrs bayar fiskal

  31. Genny on March 12, 2010 at 7:30 pm

    Hi Bujempol,

    Mau tanya sedikit tentang laporan SPT tahunan, saya sekarang ini bekerja diluar negeri dan memiliki NPWP, tapi saya tidak tahu cara melaporkan SPT tahunan saya, apakah saya harus melaporkan nilih di SPT nya?

    Terima kasih

    • Ibujempol on March 14, 2010 at 3:30 pm

      Sepndek pengetahuanku memang harus dilaporkan nihil

  32. nancy on March 15, 2010 at 6:53 pm

    Bu, saya mahasiswa 21 tahun. Saya baru selesai buat NPWP di Pasuruan bulan Maret 2010 ini. :) (skrang kuliah di Surabaya). Pekerjaan musiman. Gaji di bwh PTKP. Yg ingin ditanyakan:
    1. Apa April 2010 depan ini saya langsung tetap harus lapor SPT per bulan? (mengingat gaji masih di bwh PTKP)

    2. Kalau lapor SPT apa bisa di KPP semua wilayah, bu?

    Makasi sblumnya.. :)

    • Ibujempol on March 22, 2010 at 10:38 am

      Dik Nancy,
      Yup, kalo sdh punya NPWP hrs melaporkan SPT, tp saya gak tau per bulan atau per thn. Coba tanyakan ke peg ktr pajak aja, biar jelas. jg utk tempat pelaporannya. Maaf sy gak tau jawabannya.

  33. Yasmin on March 31, 2010 at 9:40 am

    Bu jempol yang manis,saya sekarang ibu rumah tangga dan tinggal di LN ,sebelum nya saya bekerja di Indonesia dan punya NPWP.
    Pertanyaan saya :
    - Anak saya masih di Indonesia dan usianya 13 th,jika anak saya berlibur kesini apakah harus menunjukan photo copy NPWP&KK saya?
    - JIka saya berlibur ke Indonesia dan kembali kesini haruskah membayar fiskal atau NPWP saya masih berlaku ?

  34. Imelda on April 1, 2010 at 4:20 pm

    Salam Bu, saya mau bertanya saya bulan Juni ini sdh berumur 22 status mahasiswa. Sy berencana pg ke LN. Apakah saya tetap bisa bebas fiskal dengan ftcpi NPWP atas nama papa dan ftcpi kk ?
    Apakah ada peraturan baru mengenai pembebasan fiskal ?

    Terima Kasih.

  35. sari on April 4, 2010 at 4:08 pm

    Salam kenal Bu Jempol, saya sudah punya NPWP tp waktu itu lupa ga dibawa jadi saya harus bayar. pertanyaan saya apa uang yg sudah dibayarkan bisa kembali?

    Trimakasih.

  36. chrystie puspita on April 14, 2010 at 8:32 am

    bu ternyata saya tanya kring pajak 500200 katanya kalau istri punya npwp tapi suami gak punya walaupun satu kk gak bebas fiskal suaminya.
    jadi suami harus punya sendiri katanya :(

  37. Soeto on April 24, 2010 at 2:39 pm

    Ibu Jempol

    Tahun 2009 anak saya sudsah ada NPWP pribadi dan Kartu NPWP nya sewaktu masih berja hingga pajak penghasilanya otomatis dibayarkan oleh perusahaanya. Dan sekarang nya dia sudah berhenti kerja dan teruskan kuliah S2 di Taiwan. pertanyaan saya :
    >> Apakah kartu pajak dan No. MPWP tsb tetap berlaku walaupun sdh 2 thn tidak ada berikan Laporan Tahunan.
    >> Waktu berangkat dengan Kartu NPWP tsb masih bebas Fiskal, apakah
    nantinya bila pulang ke Indo dan berangkat lagi Kartu NPWP tsb masih bisa dipakai ?
    Trima kasih

  38. dwi on April 26, 2010 at 8:29 am

    Salam kenal bu..
    Mohon info kalau saya mau ajak pembantu saya ikut ke LN supaya bebas fiskal bagaimana caranya ya?
    KTP-nya masih dr kampung, tidak masuk di KK saya, umurnya sudah >21th. Rencana ke singapore via batam.
    Terima kasih atas bantuanya..

  39. nita on May 20, 2010 at 1:14 pm

    bu jempol..saya baru menikah maret lalu. saya berencana k singapore,suami sudah ada npwp,tp blom ada kk. kira2 saya bisa bebas fiskal g bu?

  40. Wastu on June 1, 2010 at 2:59 am

    Tentu saja Ibu Nita bisa dapat bebas fiskal, karena bebas fiskal ditujukan untuk istri dan 3 orang tanggungan lainnya (ibu / ayah / mertua / anak kandung / anak angkat).
    Asyik kan. Makanya nanti ke Singapore nya bareng mertua aja.

  41. mira on June 8, 2010 at 8:27 am

    bu jempol saya mo tanya kalo alamat dipaspor kita sudah ganti dan npwp kita masih alamat yang lama apa masih bisa dipake untuk bebas fiskal ke luar negeri,ditunggu jawabannya.

  42. christian on June 16, 2010 at 10:33 am

    bu jempol, pertanyaan saya mirip dengan bu nita di atas,
    saya akan menikah dan langsung bulan madu keluar negeri, sy punya npwp sementara calon istri belum ada, bisakah dengan surat nikah gereja bebas fiskal? karena sy yakin, surat dari catatan sipil belum selesai.
    Terima kasih atas perhatiannya, saya tunggu jawabannya y…^-^

  43. diana on July 2, 2010 at 10:01 am

    bu jempol, pertanyaan saya : npwp saya baru jadi, sedangkan saya mau berangkat ke luar negri tgl 6 agustus, gappa kan? soalnya saya dengar harus minimal 1 bulan baru bisa bebas fiskal, tapi ada yg bilang min 3 hari sebelum berangkat juga bisa.
    Terima kasih atas jawabannya bu ^^

  44. meli on July 9, 2010 at 3:57 am

    bu jempol, saya mau tanya. Apakah juka kita memakai npwp orang tua untuk bebas fiskal ke luar negri, akan muncul laporannya di laporan pajak mereka?
    thanks.

  45. visi on July 21, 2010 at 4:54 am

    ibu jempol… saya 29 tahun sudah menikah, tapi tidak punya npwp karena tidak bekerja.
    suami saya ada npwp.
    kebetulan KK kami belum pisah dengan KK orang tua saya, dimana urutannya sebagai berikut:
    papa (kepala keluarga)
    mama (istri)
    saya (anak)
    suami (lain-lain)

    nah apakah saya bisa free fiskal juga? apakah perlu melampirkan surat kawin?

    terima kasih.

  46. yenny on August 19, 2010 at 8:19 am

    siang bu,
    saya mau tanya.
    saya sudah berkeluarga dan tinggal dengan mertua.
    ayah mertua saya punya npwp, sedangkan suami saya tidak punya.
    yg mau saya tanyakan, apa saya dan suami saya bisa bebas fiskal tetapi saya sudah pisah kk sejak 8bln lau (sejak anak saya lahir)
    apa kalau beda kk walaupun 1 rumah tetap kena fiskal?
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih

  47. Henry on September 1, 2010 at 2:12 pm

    Yth. IBUJEMPOL yang benar-2 jempol.

    Ibu, (teman) saya punya kasus PERBEDAAN NAMA yang cukup berarti antara nama NPWP dengan nama PASPORT. Sebut saja misalnya Johanes Henry Moekono dengan Henry Moekono (saja). Ini telah menimbulkan persoalan. Ibu, mohon advisnya untuk penyelesaian dong … terima-kasih.

  48. Ilham on September 23, 2010 at 4:58 am

    Selamat siang,
    Bu, saya bermaksud mengunjungi adik saya di german, dokumen apa yang perlu saya persiapkan? rencananya saya membawa serta istri dan anak2 saya. katanya harus ada jaminan rekening bank ya?…mohon juga kepada yang bisa menjawab pertanyaan saya bisa menginformasikan ke email:
    liarumani@yahoo.com
    terima kasih atas attensinya.

    salam,
    ilham

  49. Lia on October 4, 2010 at 3:35 pm

    Selamat malam.

    Bu, saya bermaksud ingin sekolah di Luar negeri tapi saya tidak punya NPWP..
    Apakah saya bisa tidak bayar fiskal??prosedur n document yang harus disiapkan apa saja
    mohon jawabannya di : liliana.djaja@gmail.com
    terima kasih.

    salam,
    Lia

  50. olly on October 4, 2010 at 5:26 pm

    bu saya mo nanya..saya tinggal sama kakak saya dan sekarang saya mo ke singapur.saya tidak punya npwp tapi kakak saya punya.apakah saya harus bayar fiskal atau tidak.saya satu KK sama kakak saya.tq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Artikel via Email

Isi E-mail, Klik Saya Mau:


Terima Kasih Atas Kunjungan Anda