10 ‘Pembenaran’ Susu Formula ?

Di Blog seorang dokter, saya temui tulisan berikut. Sayang sekali Pak dokter ini tidak memilah tulisan yang layak tampil di blognya. Karena walau judul tulisannya 10 ‘Pembenaran’ Susu Formula (lihat kata pembenaran yg pake tanda kutip) tapi gimanapun tulisan ini bisa menyesatkan banyak ibu muda yang tidak kritis dalam memilih info sehingga akhirnya artikel tsb akan menjerumuskan mereka.

Berikut saya copy paste tulisan Pak dokter, sekaligus saya tanggapi (walo saya bukan dokter tapi saya adalah praktisi ASI yang memberikan ASI untuk 4 anak saya tanpa susu formula setetespun, dan saya sudah banyak dibekali dengan ilmu perASIan dari berbagai sumber ilmiah).  Kesadaran saya memberikan ASI bukan karena saya mau berhemat, bukan juga krn saya orag kampung, dan juga karena saya tidak mengecap pendidikan tinggi atau kurang berpendidikan.  Saya memberikan ASI karena hanya ASI lah yang terbaik utk bayi.  Kalo ada yg terbaik, gratis dan praktis, kenapa harus bayar untuk barang KW2  dan repot ? OK sekarang silakan simak diskusi kami :

Dokter : Bagaimanapun juga ada beberapa keadaan yang memaksa ibu untuk tidak memberikan ASI. Dan juga beberapa pembenaran yang biasanya disebutkan sebagai alasan tidak memberikan ASI kepada bayi. Susu formula bukan harus dihindari. Karena kelak pada usia diatas 6 bulan seorang anak tetap harus mendapatkan susu formula karena kebutuhannya tidak bisa lagi terpenuhi dengan hanya memberikan ASI.

Ibujempol : Wah, info yang sangat tidak tepat !
Selama tidak ada alasan medis shg si ibu tdk bisa menyusui maka seharusnya Susu Formula (Sufor) harus dihindari. Makanan bayi umur 0 – 6 bulan adalah ASI dan setelah 6 bulan tetap ASI + makanan pendamping ASI atau MPASI. Jadi tidak ada tempat utk Sufor !

Menyusui dimana saja, kapan saja

Menyusui dimana saja, kapan saja

*Dokter : Kepuasan yang lebih lama bagi bayi. Susu formula lebih sulit dicerna daripada ASI, dan endapan besar seperti karet yang dibentuknya akan tinggal lebih lama di lambung bayi, menimbulkan kenyang selama beberapa jam, dan memper­panjang waktu di antara waktu-waktu pemberian susu sampai tiga atau empat jam. Di sisi lain, karena ASI begitu mu­dah dan cepat dicerna, banyak bayi yang begitu sering disusui sehingga kadang-­kadang tampak seperti tidak pernah lepas dari payudara ibunya.

Ibujempol : Bayi tau berapa banyak makanan yg dibutuhkan, gak perlu takarpun OK aja. Endapan besar seperti karet ? Ngeri dong, endapan tsb membuat lambung bayi harus bekerja lebih keras dari seharusnya.

* Dokter : Mudah memantau jumlah yang diminum bayi. Anda dapat tahu berapa banyak susu yang diminum oleh bayi dari botolnya. Sedangkan pada pemberian ASI, payudara ibu tidak dapat mengukur jumlah susu yang diminum bayi, sehing­ga ibu yang belum berpengalaman seringkali khawatir bahwa bayinya tidak cukup minum.

Ibujempol : sdh dijelaskan di point sebelumnya, bayi gak perlu takaran

* Dokter : Lebih bebas. Pemberian susu melalui botol tidak mengikat para ibu. Ingin makan malam di luar dan nonton bersama suami anda? Atau bahkan pergi berlibur di akhir pekan? Nenek dengan senang hati akan mau menjaga bayi dan mengambil alih kehormatan untuk mem­beri minum susu. Anda ingin berumur tiga bulan? Tidak perlu anda menyapih bayi dan memeras air susu keluar. Cukup me­ngatakan pada baby sitter™ dimana letak botol dan bubuk susunya, dan anda bisa pergi.

Ibujempol : Lihat foto saya, saya bisa bebas kemana saja, dapat menyusui dimana saja kapan saja. Photo no 2 saya lagi hiking dgn bayi umur 6 bulan di Agay, dekat Cannes, Perancis Selatan. Lagian gak semua Ibu punya nenek or baby sitter yg bisa diandalkan. Dengan ASI kita bisa kemana aja cukup bawa badan. ASIpun bisa diperas / dipompa dan orang lain -kalo ada- bisa berikan ke bayi

* Dokter : Ayah dan Kakak bayi dapat lebih berperan serta. Ayah dan kakak bayi dapat turut menikmati kesenangan dalam memberi makan bayi, bila bayi diberi susu botol, yang tidak me­mungkinkan pada ibu menyusui.

Ibujempol : Bener nih ayah sama kakak mo bantu? Peranmu gak cuman ngasih susu botol, bisa juga ganti diapers, beberes rumah, jaga adek lain sehingga ibu cuman konsen ke menyusui. Itu baru namanya berperan !

* Dokter :Lebih sedikit tuntutan kepada ibu. Seorang ibu yang sangat lelah karena per­salinan yang sulit, mungkin akan senang bila ia tidak usah bangun di tengah maam, bahkan pada dinihari, untuk memberi susu pada bayinya. Ayah, nenek, perawat bayi – atau siapapun yang bersedia – dapat mengambil alih tugas tersebut sampai si ibu telah lebih kuat. Juga lebih sedikit beban fisik pada ibu, jika ia tidak harus mem­produksi susu.

Ibujempol : Justru dengan hanya konsen menyusui ibu bisa lebih cepet pulih, rahim lebih cepat mengecil dan ibu lebih rileks. Menyusui itu bikin rileks banget loh

* Dokter : Tidak mengganggu model baju. Seorang ibu yang memberi susu botol pada bayinya, dapat berpakaian sebagai­mana yang ia inginkan.

Ibujempol : Lihat foto saya deh, masih modis kan ? :d. Selama hamil dan menyusui selama 9 tahun saya tetap berpakaian semau saya, gak perlu pakaian khusus. Lagian kalo ibu malu, ibu bisa gunakan apron menyusui atau memilih baju menyusui yang sekarang sudah keren2 banget, bahkan ampe tersedia baju menyusui untuk ke pesta.

* Dokter : Lebih sedikit pembatasan dalam metoda keluarga berencana. Seorang ibu yang menyusui harus membatasi pilihan metoda KB dengan yang bukan hormon. Bila menggunakan susu formula metode KB bisa apa saja.


Ibujempol : No comment krn gak KB dan gak baca2 ilmu tentang KB.  Saya ber KB alami, dan dengan menyusui saya bisa menjaga kelahiran anak setiap 2 tahun.  KB ala pemerintah Indonesia : cukup 2 anak saja, kalo ala Ibujempol, cukup 2 anak laki2 dan 2 anak perempuan yg lahir setiap 2 tahun :-P

Dokter :Lebih sedikit tuntutan dan pem­batasan diet. Seorang ibu yang mem­berikan susu botol pada bayinya dapat berhenti makan untuk dua orang. Tidak seperti ibu yang menyusui, ia tidak perlu lagi mendapatkan tambahan protein, kalsium dan vitamin. Sete­lah 6 (enam) minggu pertama pascalahir ia dapat melakukan diet dengan ketat untuk menghilangkan kelebihan berat badannya karena hamil.

Ibujempol : Yeee dari tadi alasannya tuk kesenangan ibu mulu, serius gak punya anak. Kalo masih dengan alasan2 egois kek gini ke laut dulu deh, nyelem, nyegarin pikiran. Anak gak minta dilahirkan, kalo udah niat punya anak ya berikan yg terbaik, gak usah mikir body dulu. Aye nih tanpa diet aja udah berat normal kok berkat menyusui. Liat foto aye no 1, itu bayi umur 2 bulan, aye udah langsing khan, udah bisa jalan2 juga jauh ke Indonesia, kopdaran di Duck King Senayan City. Tetap bisa bebas kemana aja tapi ASI jalan terus khan ?  Selain itu  pemikiran bahwa ibu menyusui perlu makan utk 2 orang adalah gak benar.   Adalah salah kalo  kwantitas makanan menjadi 2 porsi karena kita makan tuk 2 orang. Yg terpenting adalah kwalitas makanan yg kita makan,  keseimbangan gizinya, porsi 1 orangpun cukup.

* Dokter :Tidak merasa tertekan bila memberi susu di depan umum. Sudah bisa dipastikan pasti ada sedikit kesulitan bagi ibu-ibu yang menyusui untuk memberikan ASI di tempat-tempat umum. Tidak demikian dengan bila menggunakan susu formula. Ibu yang menyusui dengan dot jarang diperhatikan orang.


Ibujempol : Lihat foto no 3, aye menyusui di depan umum tuh, gak ada yg perhatikan, itu lagi acara Ultah JalanSutra di Pondok Indah. Lagian saat ini di gedung fasilitas umum, mall, bandara, dll sudah ada fasilitas ruangan untuk ibu menyusui.

* Dokter: Tidak mengganggu kegiatan seks. Ehm .. Setelah 9 bulan bahkan mungkin kurang bila anda sangat khawatir dengan kondisi kehamilan, banyak ibu dan ayah yang menunggu saat-saat dimana mereka dapat kembali seperti keadaan sebelum hamil.


Ibujempol : Yeeee sapa bilang menggangu, Ibu Jempol dan Pak Jempol mah tancep terus tuh, liat aja buktinya punya anak 4, ya khan ? Ya iyalah, masak ya iya dong !

STOP PRESS

Kerja dari rumah, punya bisnis sendiri, mau?. Atau sekedar cari uang tambahan? Dapatkan rahasianya, belajar GRATIS selama 1 bulan secara online.  Klik kata ” Belajar Bisnis GRATIS” utk info lengkapnya

Related Posts with Thumbnails

Tags: , , , , ,

63 Responses to 10 ‘Pembenaran’ Susu Formula ?

  1. ummu Adhya on July 29, 2011 at 12:00 pm

    wah…baru baca sebentar jadi pgn ikutan nich…
    ibu jempol emng bnr2 jmpol dech…
    cuman mau berbagi pglman nich…
    lingk. ku jg gag termsuk pro asi.sy ibu 20 thn,baby 2 bulan.dan alhmdulillah asix.dan skrg lg berjuang dgn asix saya.di lingk. sya kendala bukan cuman sufor.tpmpasi juga.bayi umur 35 hari sdh pd dkasih mknalasannya mulutnya sudah membuka2 minta maem,pdhlitukan refleks bayi di usia itu sampai 3 bulan aku mpebertengkar sama mertu.maklum msh tinggal ma mertua.aku msh kekeh gag boleh maem selain asix.org aku berenti kerja supaya bisa menyusui kog,mlh mu dikasih nasi…
    untungnya sdh ad contoh,sumiku 3 bersaudara.dia dan adiknya 1 bulan sdh dikasih mkn.tp yg no 3 gag mau mkn.tiap mkn selalu muntah.dan hasilnya skrg,suamima ade no.2 suka sakit tipes.suami mlh kdg skt lambng pek semalaman gag bisa tidur merintih2 terus…dan ade yg no.3 ternyata betah banget gag mkn seharian,ituyg aku jadiin alsan buat mertuaku tersayang…
    rencana adhya akan sy beri asix pek 2 tahun.skrg badan saya juga sudah kembali normal.dan yg lebih meggembirakan lagi,anak saya bisa gemuk hanya dngan asi.skrg bobotnya 6kilo.org2 semua pada ngeledek,msk si baby gag pernah lepas dari tetek ibunya…tp demi anaku tersayang,kuhiraukan smua itu,mmg sich agk takut juga awalnya,si dedek kog bentar2 minum,tp stlh browsing2,ternyata mg lambungsi dedek udah mulai gede scr perlahan2.jd gag sahkhawatir asi kurang atau tidak mencukupi,tp emg karena si dede’ y tmbuh besar.pernah dger jg sich,kalau baby yg kolik,stlh berenti konsumsi sufor,kolik berkurang hanya dalam 8 hari.tp belum pnh buktiin,alhamdulillah anak saya tidak kolik.
    pokoknya go asix go ibu jempol…
    go menysui,apapun hambatannya kan kulalui…
    oi,sy blum bisa perah susu nich buat ditinggal di rumah kalau lg pergi.juga belum tau brp botol yg musti ditinggal kalau mau prgi,takut anak kekurangan,jd blm brni pergi2 jg sich.scr mertua msh memeluk adat jaa.si dede’ lum boleh diajk pergi2…
    mhn infonya ya..mksh

  2. nitha on August 8, 2011 at 3:51 am

    alhamdulillah…masih ada temen seperjuangan yg bela2in asi…
    skr baby sy yg kedua umur 10 bln masih asi + mpasi. barusan kemarin kerumah mertua dah dapat pendidikan gak bener….”udah mbak, sambung sama susu kaleng aja, kasian dede, mana skr kamu puasa lagi, dapet gizi darimana dedenya…kosong gak ada isinya..”
    sy cm bisa senyum sambil nggih doang…padahal dalam hati, udah memuncak bgt….
    dari jaman dede dua bulan aja, mertua dah keukeuh buat ngasih bubur, aduuuuuh…klo inget zaman itu rasanya pengen teriak…
    tapi kembali lagi sy cm bs sabar…mungkin hal ini krn pengetahuan beliau kurang…
    tapi alhamdulillah sampai skr sy mampu bertahan dgn komitmen untuk asi terus…
    perjuangan yg berat bgt bila disekeliling kita gak mendukung….

    :)

  3. dina on August 15, 2011 at 7:01 pm

    mba mau tanya donk,,sy dari FTM mau ke WM,,skr baby sdh mau MPASI..kebutuhan ASI bayi MPASI brp botol y mom?sy sih sdh stock ASIP di kulkas,,

  4. shinta on August 25, 2011 at 4:06 am

    mom,ak jg trmasuk ibu yg hanya memberikan asi,skrg baby ku udah 7 bln dy dah ak kasi MPASI,memang sich baby ku aga kurus di umurnya yg udah 7 bln ni BB nya hanya 6,7kg,org2 banyak yg menyuruh untuk dkasi Susu formula tp ak ga hiraukan coz menurut ku asi tetap yg terbaik

  5. Rochaksiadi on August 27, 2011 at 2:03 pm

    Apakah ada pengaruh jika bayi dari lahir minum susu Formula…
    Hal ini karena istri saya nggak keluar ASI nya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Artikel via Email

Isi E-mail, Klik Saya Mau:


Terima Kasih Atas Kunjungan Anda